Sedekah Anak Yatim Sebagai Tuntunan Agama

Sedekah Anak Yatim Sebagai Tuntunan Agama

Sedekah anak yatim merupakan hal yang sangat mulia, sebagaimana telah banyak diperintahkan dan dianjurkan dalam Al-Qur’an dan hadist Rasulullah saw. Sebiji benih yang tumbuh menerbitkan tujuh tangkai dan kemudian tiap-tiap tangkai itu mengandungi seratus biji. Itu adalah perumpamaan untuk membelanjakan harta dijalan Allah. Salah satu contohnya adalah sedekah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Siapa yang berhak menerima sedekah? Sedekah afdhal diberikan kepada saudara terdekat walaupun saudara itu merupakan orang yang wajib diberi nafkah. Dalam hadist lain juga disebutkan bahwa afdhal bersedekah kepada jiran, jika mempunyai dua orang jiran maka lebih diutamakan mendahulukan jiran yang lebih dekat dengan pintu rumahnya. Hadist yang mendukung telah diriwayatkan oleh al-Bukhari yang artinya: “Aku berkata kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya bagiku ada dua orang jiran. Maka siapa antara keduanya ku berikan hadiah?” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Kepada yang lebih dekat pintu rumahnya daripada (pintu rumah) engkau.”

Hukum bersedekah itu sunat, sedekah anak yatim bisa dilakukan kapan saja, namun yang lebih afdhal dilakukan pada bulan Ramadhan dan juga sangat digalakkan pada hari-hari mulia yang lain seperti 10 Zulhijah dan pada Hari Raya Aidil Fitri dan Aidil Adha.

Hebatnya Sedekah Anak Yatim Dengan Tulus Ikhlas

Anak yatim adalah anak-anak yang tidak mempunyai salah satu orang tuanya. Mereka termasuk dalam golongan yang memerlukan, jadi sedekah untuk anak yatim adalah sangat diutamakan. Dalam Al-Qur’an telah dikatakan:

“Katakanlah, “Apa saja harta benda yang kamu infakkan, maka berikanlah kepada ibu bapak, kaum kerabat dan anak-anak yatim.” (QS Al Baqoroh, 2:215)

“Dan mereka bertanya kepadamu mengenai anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan anak-anak yatim itu amat baik bagimu.” (QS Al Baqoroh, 2:220)

Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut: Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? “Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?”

Allah menjawab, “Ada, yaitu besi”

Para malaikat pun kembali bertanya, “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?” Allah menjawab, “Ada, yaitu api” Bertanya kembali para malaikat, “Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?”

Allah yang Mahaagung menjawab, “Ada, yaitu air”

“Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?” Kembali bertanya para malaikat. Allah yang Mahatinggi dan Mahasempurna menjawab, “Ada, yaitu angin” (Air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimbah dan menghempas karang, atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat) para malaikat bertanya kepada Allah “Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dahsyat dari penciptaan air, dan semua itu?”

Allah yang Maha Agung menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya.”

Artinya, orang yang paling hebat, paling kuat, dan paling dahsyat adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus, dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain. Inilah gambaran yang Allah berikan kepada kita bagaimana seorang hamba yang ternyata mempunyai kekuatan dahsyat adalah hamba yang melakukan sedekah anak yatim dengan hati ikhlas.

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also likeclose

SEO Powered By SEOPressor